Apa yang Anda Cari di Kamar Mandi?

Gambar

Bagi sebagian orang, rasa tenang, tentram, nyaman, serta privasi hanya bisa didapatkan ketika berada di dalam kamar mandi. Di ruang ini, orang bisa melepas sejenak segala macam “atribut” serta menikmati kenyamanan untuk dirinya sendiri.

Arsitek dan artwork desainer, Adinda Sastranegara, dari Graha Cipta Hadiprana mengatakan, ketika berada dalam rumah sebagian orang merasa paling nyaman saat di kamar mandi.

“Kamar mandi yang private membuat seseorang merasa nyaman secara total. Karena privasi, artinya kamar mandi tersebut hanya digunakan secara terbatas. Misalnya, si pemilik rumah dan pasangannya saja,” kata Adinda, pemenang kompetisi desain kamar mandi bertajuk “Bold Design” yang diselenggarakan oleh produsen kamar mandi dan dapur, Kohler Co, di Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Adinda mengatakan, kamar mandi kini telah mengalami kemajuan proses desain. Hal ini karena kepedulian orang terhadap desain tak sebatas pada ruang yang terlihat oleh publik.

“Dulu interior hanya untuk kamar tamu, ruang keluarga, atau arsitek dengan fasad rumah. Tapi sekarang, area-area pribadi juga mendapat sentuhan interior,” ujarnya.

Kenyamanan dan privasi adalah dua hal yang dicari oleh orang dengan memasukkan proses desain di kamar mandi. Untuk mewujudkannya, kata Adinda, orang terlebih dahulu mengetahui apa saja yang membuat dirinya nyaman. Misalnya, kenyamanan bisa didapatkan dari paduan warna-warna tertentu atau konsep gaya klasik, dan bahkan memasukkan konsep natural di dalamnya.

“Di situlah yang membuat mereka nyaman, karena mewakili dirinya sendiri,” katanya.

Sensasi Kenyamanan Dimulai dari Kamar Mandi

Gambar

Membuat diri sendiri nyaman bisa diawali dari kegiatan mandi. Salah satu cara meraih sensasi kenyamanan itu bisa didapatkan dengan mengubah suasana kamar mandi berikut kelengkapan produk sanitarinya.

“Kebutuhan kamar mandi itu tak semata urusan kebersihan (hygiene), tapi lebih pada kenyamanan berada di dalamnya,” kata CK Lee, Managing Director of Hansgrohe Singapura, kepada wartawan saat membuka gerainya di Wisma Sehati, Jakarta, Senin (9/4/2012).

Lewat produknya, Lee mengatakan, Hansgrohe pada 2012 ini berfokus pada tiga hal utama, yakni Hangsgrohe comfort zone untuk membuat konsumen merasa dipermudah lewat variasi ketinggian keran air. Kemudian, inovasi raindance select yang akan membuat konsumen dapat mengganti fungsi shower hanya dengan memencet tombol. Sementara inovasi raidance select showerpipes akan membuat posisi mandi lebih fleksibel.

Untuk inovasi produk yang dihadirkan Hansgrohe, tiga di antaranya adalah excenter, yaitu bak mandi dengan sistem drainase dan fitting luapan air secara otomatis. Inovasi kedua, tribel menjadi terobosan untuk bentuk shower pegang dengan tiga variasi semprot. Sementara ibox universal merupakan solusi menyeluruh untuk semua instalasi tersembunyi.

Lee menambahkan, lewat dua brand andalannya, Hansgrohe dan Axor, mereka terus melengkapi beragam perlengkapan kamar mandi. Axor sendiri dihadirkan untuk mewakili keragaman pilihan, daya tarik, dan sentuhan personal gaya hidup terkini di kamar mandi.

Untuk menjaga kualitas pentingnya aktivitas mandi, Hansgrohe yang berdiri sejak 1901 ini terus dikembangkan melalui kerja sama dengan para desainer kelas dunia. Desainer pilihan itu antara lain Philippe Starck, Antonio Citterio, Phoenix Desain, Jean Marie Massaud, Patricia Urquiola, Ronan, dan Erwan Bouroullec.

Rumah Mungil, Ruang Tamunya Tetap Nyaman….

Gambar

Mau tetap nyaman di rumah mungil Anda? Mari menatanya mulai dari ruang tamu, tempat Anda menerima tamu atau keluarga terdekat.

Isi dengan furnitur simpel

Model furnitur menentukan kesan keseluruhan ruang yang ingin diciptakan. Furnitur berbentuk simpel akan membuat ruang terkesan lebih lega.

Pilihlah model kursi berkaki ramping yang membuat furnitur berkesan ringan. Demi kenyamanan, sofa boleh ditambahkan, tetapi pilih yang tidak terlalu gemuk dan memiliki kaki sehingga tidak terlihat berat.

Furnitur multifungsi

Dengan meletakkan sebuah furnitur dengan banyak fungsi, Anda tidak perlu lagi banyak-banyak melengkapi ruang tamu dengan furnitur. Misalnya, kursi tanpa sandaran berbentuk kotak dapat dijadikan meja kecil, atau meja tamu dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan dengan menambahkan laci-laci di dalamnya.

Padukan beberapa furnitur

Meletakkan seperangkat furnitur satu model memang membuat ruangan tampak serasi. Akan tetapi, bisa jadi, hal ini merupakan pemborosan ruang. Misalnya, seperangkat sofa terdiri dari sofa dua dudukan, ganti dengan sofa satu dudukan dengan kursi lain yang modelnya lebih hemat tempat, seperti puf atau kursi berkaki ramping.

Pilih warna terang

Trik ini selalu berhasil membuat ruang tampak lebih lega. Anda bisa menyapukan dinding ruang tamu dengan cat berwarna terang, seperti putih atau krem. Ruang tampak lebih terang dan lega. Selain itu, dinding berwarna terang membuat warna perabot lain di ruang tamu dapat lebih beragam.

Gaya Lesehan di Ruang Keluarga

Gambar

Idealnya, ruang keluarga itu disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Namun, mengingat tak semua rumah memiliki lahan luas untuk membuat ruang keluarga, maka perlu trik untuk menyiasatinya.

Tentu saja, bisa disiasati. Bila ruangan terlalu kecil, membuat bentuk lesehan adalah salah satu siasatnya. Dengan lesehan, berarti siapkanlah penutup lantai yang nyaman untuk duduk dan berkumpul. Misalnya, pakailah parket kayu sebagai penutup lantai ditambah dengan karpet bulu yang nyaman. Tambahkan bantal-bantal hias berukuran besar dengan jumlah yang disesuaikan.

Namun, karena di ruang ini biasa digunakan untuk berkumpul, meletakkan televisi di ruang ini juga bisa. Karena konsepnya lesehan, maka letakkan televisi pada rak dengan cara ditempel ke dinding dengan ukuran pandang disejajarkan mata saat duduk lesehan.

Di sebelah rak televisi, Anda bisa menambahkan meja kecil untuk meletakkan makanan dan minuman ringan. Bisa juga meja kecil dipadu sebagai tempat penyimpanan mainan, bila keluarga Anda senang bermain di ruang keluarga, atau buku-buku dan majalah bila keluarga senang membaca bersama-sama.

Enam Faktor Penting Menata Rumah Mungil

Gambar

Tak jarang, terbatasnya luas rumah justru menantang pemilik rumah mendesain hunian mungilnya secara lebih kreatif. Ada banyak cara menyiasati desain rumah mungil, tapi setidaknya enam poin berikut ini penting dijadikan pegangan untuk Anda.

Dimensi

Dimensi atau ukuran adalah hal pertama yang terpikirkan saat menata rumah mungil. Antara ukuran dan besaran furnitur harus disesuaikan dengan ruang.

Selain harus proporsional, furnitur sebaiknya disesuaikan dengan jumlah penghuni. Pemilihan furnitur tepat akan menciptakan ruang lapang beserta sirkulasi udara yang baik.

Dalam memanfaatkan ukuran, pertimbangkan secara optimal setiap jengkalnya. Jangan sampai Anda membuat ruang dengan potensi menjadi sudut mati dan tempat tumpukan barang.

Untuk menyiasati masalah seperti ini, buatlah furnitur built in dengan ukuran pas dan sesuai dengan spot-spot dalam rumah.

Simpel

Menghadirkan dekorasi dinding dalam corak ramai, furnitur masif, serta penggunaan warna gelap membawa kesan sesak pada ruangan. Menghadirkan tatanan interior mewah dan elegan untuk rumah mungil bukanlah hal bijak, karena hal itu justru akan memberi kesan ruangan semakin sumpek.

Tatanan ruang paling tepat untuk rumah mungil adalah simpel, minimalis, minim corak, dan dibalut warna terang. Pilihan ini akan memberi kesan lapang pada hunian.

Pilihlah warna-warna terang seperti putih dan pastel untuk bidang-bidang besar seperti lantai, dinding, plafon, serta furnitur utama. Kombinasi banyak warna sebaiknya Anda hindari, tetapi gunakan sedikit aksen untuk mempermanis ruangan.

Tanpa sekat

Dalam sebuah rumah mungil, ada baiknya Anda mengurangi aplikasi dinding atau partisi masif sebagai pembatas dan pemisah ruang. Sebaiknya, rancanglah layout ruang dengan pendekatan open plan atau tanpa sekat. Cara ini akan menciptakan kesan ruangan lebih luas daripada ukuran sebenarnya.

Pemisahan ruangan dengan konsep tanpa sekat bisa dilakukan dengan cara menciptakan zona pada area berbeda. Konsep tanpa sekat ini bisa memberi keleluasaan pada fungsi ruang serta menciptakan rasa ruang lebih luas secara visual. Jika diperlukan, ruang tetap dapat diberi pembatas, misalnya partisi kaca tembus pandang atau rak buku.

Manipulasi ruang

Dengan menggunakan beberapa teknik pendekatan desain, Anda dapat memanipulasi ruang di dalam rumah mungil menjadi lebih besar, lebih tinggi atau lebih lebar. Caranya adalah memanfaatkan ruang luar sebagai bagian dari interior ruang, atau memanfaatkan teras belakang rumah sebagai area perluasan ruang makan atau ruang keluarga Anda.

Alternatif cara lainnya adalah menggunakan kaca sebagai pembatas ruang yang menghadap ke area luar. Hal ini akan menciptakan perluasan ruang secara visual.

Anda juga dapat memanfaatkan bidang refleksi seperti cermin untuk menghadirkan kesan ruangan lebih luas. Sekecil apapun bidang refleksi, pantulan yang tercipta akan menambah volume ruang dalam tampilan visual.

Efisien dan fleksibel

Salah satu keberhasilan merancang rumah mungil adalah dengan meningkatkan efisiensi ruang. Caranya, pertimbangkan aspek fleksibilitas kala merancang fungsi ruang. Terapkan konsep ruang bersama atau multifungsi untuk memenuhi fleksibilitas ruang tersebut.

Penggunaan furnitur sebaiknya didesain sesuai kebutuhan Anda serta harus diperlakukan sebagai elemen penting dalam desain. Penggunaan konsep furnitur multifungsi merupakan solusi cermat untuk menghemat tempat sekaligus area penyimpanan. Tempat penyimpanan bisa terintegrasi dengan tempat duduk, sofa, bed, bahkan tangga.

Cahaya

Faktor cahaya, terutama cahaya matahari, merupakan elemen penting untuk rumah berukuran mungil. Bukaan sekecil apapun akan besar pengaruhnya bagi rumah mungil. Untuk itu, manfaatkan keberadaan jendela dan skylight untuk memasukkan cahaya matahari ke dalam ruangan secara maksimal.

Namun demikian, Anda patut memperhatikan bentuk, jenis, serta ukuran jendela. Bidang bukaan besar akan memberi rasa ruangan lebih luas dari kondisi sebenarnya.

Selain matahari, penerangan buatan juga penting untuk menciptakan penataan yang cermat. Dalam menciptakan pencahayaan buatan, Anda harus menyesuaikannya secara efisiensi dan jenis lampunya