Atasi Rembesan Plafon dari Kamar Mandi Atas


Bila di lantai atas rumah Anda memiliki kamar mandi, terkadang terlihat bercak seperti ompol di plafon. Pemandangan ini tentu membuat tak nyaman.

Ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda terapkan untuk mengatasinya berikut ini:

– Perhatikan kemiringan lantai agar air dapat mengalir ke saluran pembuangan dengan baik. Jika tidak, air akan menggenang dan merusak nat, selanjutnya merusak plesteran di bawah lantai. Apabila dibiarkan, hal ini akan menyebabkan kebocoran pada plafon.

– Untuk mencegah bocor dan rembes, gunakan waterproofing dua komponen yang terdiri dari bubuk dan cairan. Langkah-langkahnya meliputi;

*Bongkar lantai kamar mandi dan bersihkan dari serpihan adukan kering

*Campurkan waterproofing dua komponen hingga menjadi “pasta”.

*Sapukan waterproofing dengan kuas secara vertikal searah ke seluruh area, termasuk sekitar floor drain

*Tunggu sesaat hingga waterproofing kering, lalu sapukan lapisan kedua dengan arah horisontal dan jangan sampai terkena air selama 24 jam.

*Hari berikutnya, sapukan adukan semen instan yang telah dicampur sesuai aturan dengan menggunakan roskam bergigi. Jangan lupa, perhatikan kemiringan lantainya.

*Pasang keramik baru, lalu beri tekanan dengan palu karet.

*Tunggu minimal tiga minggu agar adukan kering, lalu tutup nat dengan bahan pengisi nat

Menawan Berkat Aksi “Spotlight”


Ingin kesan dramatis, segar, redup, atau temaram? Jawabannya adalah menciptakan permainan tata cahaya saat menata rumah.

Ya, untuk hasil yang menawan Anda bisa menonjolkan barang-barang tertentu dengan aksi spotlight. Menggunakan lampu spotlight akan menambah nilai estetis rumah, karena seolah memiliki satu focal point tersendiri. Benda yang disorot pun terkesan berbeda, unik, juga menawan.

Sebagai aksen, menurut Keiza Amorani dalam bukunya “Ide-Ide Segar Menata Rumah”, Anda sebaiknya menggunakan lampu yang mempunyai tingkat terang tiga kali lipat dari lampu ruang. Untuk menerapkan penggunaan lampu spotlight tersebut di dalam satu ruangan, pilihlah salah satu obyek yang hendak Anda sorot secara khusus. Peletakkannya bisa dari atas atau dari depan, kemudian arahkan pada obyek yang Anda pilih. Jika Anda memilih menyorot satu grup furnitur, misalnya foyer dan aksesorisnya, maka sorot cahaya mengarah pada dinding background foyer.

Untuk tambahan kesan dramatis, Anda bisa menggunakan beberapa lampu spotlight dengan voltase rendah dalam rel khusus. Spotlight juga bisa diarahkan ke obyek tanaman. Caranya, letakkan lampu spotlight di dalam pot, lalu arahkan ke atas pada daun-daun tanaman tersebut. Hasilnya, tanaman Anda lebih terang dan dramatis sekarang.

Bahan-bahan Alami Pembersih Kamar Mandi


Kebersihan kamar mandi wajib hukumnya. Selain demi alasan kesehatan, kamar mandi bersih menjadi cerminan kebersihan si pemilik rumah.

Memang, cara paling mudah membersihkan adalah dengan menggunakan cairan berbahan kimia. Tapi, tak ada salahnya mulai sekarang Anda menggunakan bahan-bahan alami yang tidak kalah manjurnya. Caranya:

Kerak lantai

Kerak di lantai kamar mandi bisa muncul dari sisa-sisa air sabun. Bila tak dibersihkan, maka lantai akan menguning sehingga terkesan jorok.

Selain kerak, lumut juga harus rajin dibersihkan. Caranya, Anda dapat memakai batu apung dan air sabun yang digosok-gosokkan ke kerak secara berulang kemudian dibilas dengan air bersih.

Anda juga bisa menaburkan bubuk kaporit secara merata ke lantai dan dinding kamar mandi. Diamkan selama 30 menit sampai 1 jam hingga berbuih. Selanjutnya, bilas dengan air, lalu gosok dan sikat dengan air sabun. Setelah itu, bilas lagi dengan air.

Membersihkan bathub atau bak air

Bathub Anda sudah menguning? Tenang saja. Untuk membuatnya lebih mengkilap, Anda bisa menggunakan larutan garam yang dicampur terpentin dan gosokkan pada bak mandi lalu bilas dengan air.

Jika terdapat noda membandel pada bathtub, Anda bisa memberi perasan jeruk nipis atau lemon pada krim tawas, kemudian oleskan pada noda dan biarkan mengering hingga beberapa menit. Lalu, beri lagi perasan jeruk nipis atau lemon dan digosok-gosok pada dinding bathtub, kemudian bilas lagi dengan air bersih.

Kloset kotor

Ini juga tidak terlalu sulit. Bersihkan dengan sikat kloset kemudian bilas sikat dengan air sabun panas. Jika kloset mampet, ambil garam tumbuk halus dan taburkan garam ke dalam lubang toilet.

Dinding kamar mandi

Pakailah asam citrat yang bisa Anda beli di toko kue. Taburkan asam citrat pada dinding kamar mandi yang telah dibasahi, kemudian diamkan selama kurang lebih satu jam. Setelah itu, siram dengan air bersih, kemudian dikeringkan dengan lap kering.

Gampang, kan?

Bahan Alami, Irit dan Tokcer Bersihkan Lantai


Beberapa dari Anda mungkin begitu hati-hati dalam memilih bahan kimia untuk membersihkan lantai rumah. Bahan-bahan alami berikut ini, mungkin bisa menjawab kewaspadaan Anda.

Buah Lemon

Buah dengan aroma segar ini dapat digunakan untuk membersihkan lantai rumah Anda, terutama lantai dari marmer. Kandungan asam di dalam buah ini merupakan bahan alami yang mampu membunuh kuman.

Caranya, peras lemon dan tambahkan sedikit garam, kemudian celupkan lap ke dalam larutan ini. Kemudian, gosokkan pada lantai dan bilaslah kemudian dengan air.

Baking soda

Selain mengurangi bau ruangan yang kurang sedap, baking soda dapat membersihkan kotoran berkerak. Taburkan bahan pembuat kue ini ke lantai keramik, diamkan beberapa saat, kemudian gosok sebentar dengan lap kain.

Cuka

Cairan pelengkap rasa ini juga berguna untuk membersihkan lantai rumah Anda yang kusam, menghilangkan kerak atau jamur. Untuk menggunakannya, tuangkan cuka ke permukaan lantai, lalu diamkan selama beberapa menit dan bersihkan dengan kain pel hingga bersih. Anda dapat mengepel sekali lagi dengan air bersih untuk menghilangkan bau cuka.

Ampas kelapa

Parutan kelapa yang telah selesai diambil santannya disebut ampas kelapa ternyata dapat digunakan untuk membersihkan dan mencerahkan lantai rumah. Ampas kelapa mengandung disinfektan yang dapat membasmi kuman.

Caranya, siapkan ampas kelapa dan dicampur air jeruk nipis, kemudian gosokkan ke lantai. Gosokkan ampas secara bertahap, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.

Agar Karpet dan Furnitur Tampil Serasi


Memadupadankan karpet dengan benda-benda di dalam ruangan perlu panduan yang tepat. Hal itu berguna agar ruangan dengan beragam elemen interior dapat tampil serasi. Berikut lima langkah panduan padu padan karpet di rumah Anda:

Warna mencolok untuk aksen

Bangunan-bangunan rumah modern biasanya menggunakan warna-warna netral untuk dinding hingga aksesoris ruang. Untuk membuat ruangan terlihat lebih hidup, Anda dapat menggunakan karpet dengan pilihan warna mencolok atau warna-warni. Pilihan karpet seperti ini bisa langsung menarik perhatian orang.

Karpet bermotif

Untuk ruangan berfunitur polos, Anda dapat memadukannya dengan karpet yang memiliki motif klasik dan motif modern. Motif klasik atau biasa disebut dengan motif persia mengadopsi gaya Timur Tengah dengan ciri banyak ornamen dan lengkungan. Sementara motif modern memiliki ciri lebih sederhana berbentuk garis atau lingkaran.

Serasikan dengan furnitur

Jika Anda penyuka karpet warna cerah, Anda dapat menyesuaikannya dengan furnitur di dalam ruangan. Ruangan tentu akan terlihat indah dengan warna padu-padan yang serasi ini.

Sesuaikan ukuran

Masing-masing ukuran ruangan berbeda-beda, begitu juga dengan ukuran dan ketebalan karpet yang dibutuhkan. Untuk ruangan kecil, jangan gunakan karpet terlalu besar dan tebal. Pakailah bulu sedang atau tebal, tapi ukurannya kecil.

Ciptakan suasana sesuai keinginan

Karpet dapat memperkuat suasana di dalam ruangan. Sebutlah, misalnya dengan memakai warna-warna netral seperti cokelat dan abu-abu akan membuat ruangan lebih hangat. Sementara warna-warna seperti merah, ungu, hijau, atau biru akan membuat ruangan lebih ceria dan menghilangkan kebosanan

By alisuhendri Posted in Tips

Trik Membuat “Kinclong” Furnitur Kayu


Furnitur dari kayu semakin banyak digemari karena warna natural kayu tampil alamiah dan selalu menarik. Terlebih, bila Anda memiliki furnitur kayu warisan nenek moyang, pastinya perawatan furnitur tersebut sangat diutamakan.

Tampilan kayu memang selalu menawan. Hanya saja, material ini mudah menyerap air, minyak dan debu. Berikut beberapa trik untuk merawatnya:

Sinar matahari

Untuk perawatannya, hindari peletakkannya di dekat sumber-sumber panas atau pendingin ruangan. Sementara agar warnanya tidak cepat pudar, hindari furnitur dari paparan langsung sinar matahari.

Tatakan

Selain itu, bila memakai furnitur ini di ruang-ruang yang kerap digunakan anggota keluarga, misalnya meja di ruang keluarga, pastikan ada tambahan kain atau tatakan saat meletakkan makanan panas atau dingin di atas meja.

Bahan kimia

Hindari penempatan barang-barang yang terbuat dari bahan sintetis atau karet pada permukaan kayu. Bahan-bahan ini mengandung kimia yang mempengaruhi lapisan cat pada perabotan kayu.

Furniture wax

Untuk membersihkan furnitur kayu yang telah finishing, Anda cukup menggunakan lap kering dan bersih. Oleskan furniture wax pada kain bersih, lalu gosokkan pada permukaan kayu searah serat kayu dan gosok secara tipis-tipis.

Namun, untuk furnitur yang memiliki banyak ukiran, ada baiknya Anda memanfaatkan kuas untuk pengolesannya.

Ampas kelapa

Khusus untuk mengkilapkan furnitur berbahan kayu, Anda dapat memanfaatkan ampas kelapa, lalu digosok pada permukaan kayu. Gosok searah serat kayu, diamkan beberapa menit, lalu bersihkan dengan lap kering bersih. Kini, furnitur Anda sudah tampak kinclong.

By alisuhendri Posted in Tips

Inspirasi Kamar Mandi Sehat


Sinar matahari bebas masuk, udara lancar mengalir, dan tanaman pot bantu segarkan ruangan. Ini dia yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kamar mandi sehat.

Kamar mandi memang tidak pernah digunakan lebih dari satu jam, tapi bukan berarti ruangan seluas 1,5 meter x 1,5 meter dengan bak mandi atau shower dan kloset sudah cukup. Seperti halnya ruangan lain di dalam rumah, kamar mandi pun perlu diperhatikan kesehatannya.

Tidak hanya fungsional, tapi kamar mandi juga nyaman digunakan beraktivitas. Lembap adalah masalah paling menjadi ancaman di kamar mandi. Udara lembap berpotensi menimbulkan lumut dan jamur, yang akhirnya berpotensi pula menimbulkan kuman penyakit.

Memang, walaupun membasuh badan mungkin hanya butuh waktu 15-30 menit, siapa yang mau melakukannya di kamar mandi yang kotor karena lumut dan jamur, berbau tak sedap pula?

Kita bisa membahasnya satu per satu. Pertama, kamar mandi sehat bisa didesain untuk bisa memasukkan banyak sinar matahari, yaitu lewat skylight. Cukup sinar matahari membuat kamar mandi lebih cepat kering, sehingga jamur, lumut, dan bakteri tidak berkembang biak. Selain itu, sangat hemat listrik karena selama matahari bersinar, kamar mandi ini tidak perlu penerangan dari lampu.

Kedua adalah lubang angin. Di salah satu bidang dinding kamar mandi ini terdapat lubang-lubang kecil sebagai jalur pertukaran udara.

Banyak orang ragu membuat lubang angin di dinding, seperti ini. Alasannya, karena takut privasi saat mandi terganggu. Padahal, hal ini bisa diakali. Misalnya, Anda bisa menempatkan tanaman di depan dinding yang berlubang, supaya orang lewat tidak bisa mengintip. Jika lubang angin dibuat dari susunan bata, batako, dan sebagainya, Anda bisa menyusunnya berbentuk miring, sehingga orang tidak bisa memandang langsung ke area mandi.

Hal lain yang membuat kamar mandi tergolong sehat adalah tanaman. Ya, tanaman pot! Terdengarnya sederhana, tapi tanaman punya peranan cukup baik untuk membantu menyegarkan udara di kamar mandi.

Tanaman sirih, misalnya. Tanaman yang selain mempercantik tampilan kamar mandi, juga dikenal bisa menyerap polutan.

Agar Bantal Sofa Menarik Perhatian


Bantal yang terdapat pada sofa atau kursi memang ukurannya tidak besar. Namun perannya dalan ruang cukup penting. Bantal yang menarik akan menjadi pusat perhatian ruang.

Namun, untuk memilih bantal yang tepat juga bukan hal mudah. Berikut beberapa hal perlu diperhatikan sebelum memilih bantal:

Ukuran dan bentuk

Sesuaikan model furnitur dengan ukuran dan bentuk bantal. Sofa yang besar dan lebar cocok disandingkan dengan bantal yang juga berukuran besar. Tetapi kursi ramping tanpa sandaran akan lebih pas dengan bantal panjang yang bentuknya menyerupai guling.

Warna

Padukan warna sarung bantal dengan skema warna ruang secara keseluruhan. Warna bantal tidak harus sama dengan warna perabot. Bantal ini justru dapat menjadi aksen di ruang yang tampil senada. Misalnya, ruang kecokelatan diberi aksen bantal oranye atau merah.

Motif

Perhatikan motif yang ada pada ruang. Selain bantal, gorden dan sofa umumnya memiliki motif sendiri. Pada ruang yang sudah teralalu banyak motif, bantal sebaiknya polos agar ruang tidak terkesan ramai. Sebaliknya, di ruang yang polos, bantal bermotif dapat menjadi pencuri perhatian.

By alisuhendri Posted in Tips

Rahasia Istimewa Dapur Modern


Dapur memang ruangan yang istimewa. Selain tempat mempraktikkan kemahiran memasak, dapur juga menjadi etalase selera tata ruang sang pemilik rumah.

Saat ini, keistimewaan itu semakin tampak terasa dengan hadirnya dapur modern dengan ciri khasnya yang lebih didominasi nuansa simpel, minim detail, bersih, dan sangat rapi.

Sementara itu, sebagai tren di dapur modern itu sendiri adalah pemakaian top table bermaterial solid surface seperti granit atau marmer berwarna putih, perak, atau hitam. Lalu, sebagai aksentuasinya dibubuhkan dengan warna cerah seperti merah, oranye, atau hijau pada ornamen dapur.

Selain itu, sebagai pilihan utama desain dapur modern, Anda memerlukan peralatan dapur seperti kompor, sink, microwave dengan materi stainless steel, tempered crystal glass, serta keramik berkelir gelap. Karena selain tangguh, peralatan ini juga dapat menambah daya pikat elegan.

Keberadaan kompor tanam flush atau permukaan kompor rata dengan top table dan sebuah lemari pendingin (side by side) yang dilengkapi fitur penampung air dan mini bar, turut memperkuat nuansa dapur modern di rumah Anda.

Di sisi lain, untuk urusan kerapian, Anda dapat melengkapinya dengan kitchen cabinet berlaci banyak. Kegunaannya tentu untuk menyimpan peranti masak dan makan. Lalu, untuk menjaga kualitas udara dalam dapur, Anda memerlukan penghisap asap yang sekaligus dapat mendukung sirkulasi kembali udara dengan udara resirkulasi tetap bersih.

By alisuhendri Posted in Dapur

Cara Mencuci Bantal


Sarung bantal pasti sering Anda cuci, tetapi bagaimana dengan bantalnya sendiri? Paling-paling, Anda menjemur dan menepuk-nepuknya saja. Padahal, bayangkan berapa tahun sudah bantal tersebut menemani Anda, terkena bekas makeup, keringat, atau bahan-bahan perawatan rambut Anda. Rasanya, Anda perlu mencucinya sesekali untuk mengembalikan penampilannya seperti ketika baru dibeli. Ashley Morgan, corporate director of sustainability di Terra Resort Group, memberikan tips mencuci bantal untuk Anda.

Mencuci
Masukkan bantal ke dalam mesin cuci, gunakan deterjen yang ringan dan air hangat, lalu atur agar mesin berputar secara halus saja. Setelah bantal selesai dicuci, lalu bilas dua kali untuk memastikan deterjen sudah benar-benar terlepas dari bantal. Jangan meremas bantal untuk membuang airnya, karena akan membuat bantal berubah bentuk.

Mengeringkan
Sebaiknya Anda langsung mengeringkan bantal, untuk mencegahnya berbau. Anda bisa langsung menjemur bantal dengan menggantungnya di tali jemuran. Namun bantal justru akan menggembung ke bentuk aslinya jika dimasukkan ke dalam pengering. Gunakan pengaturan panas rendah. “Saya biasa memasukkan bola tenis bersih ke dalamnya, karena akan membantu menggembungkan kembali bantal tersebut,” ujar Morgan. Setelah itu keluarkan, remas sedikit bantal untuk merasakan apakah sudah benar-benar kering. Jika masih sedikit lembap, masukkan kembali ke pengering.

By alisuhendri Posted in Tips