Mengemas Kamar Tidur Makin Romantis

Kamar tidur merupakan tempat istimewa bagi pasangan suami-istri untuk menambah keintiman. Nah, bagaimana mengemas kamar tidur agar nuansa kedekatan itu semakin nyata dalam suasana romantis?

Desainer interior Patricia Herdita dari Ruang kaRya mengatakan, suasana romantis bisa dilakukan dengan langkah-langkah simpel. Langkah-langkah itu dimulai dengan mendesain ranjang ditambah kelambu dengan tiang tambahan. Untuk pilihan warna kelambu, Anda bisa memakai warna ungu lavender yang memberi efek menenangkan.

Suasana romantis semakin terdukung lewat pemilihan bed cover beserta sprei. Anda bisa memakai sprei berbahan jatuh seperti satin. Bahan ini akan sangat menambah kenyamanan saat pasangan berada di atas kasur.

Namun, usahakan pilihan motifnya tidak berbentuk geometris karena terkesan maskulin. Pilihan motif seperti sulur akan lebih mendukung romantisme.

Patricia menambahkan, nuansa romantis juga didukung aspek pencahayaan. Karenanya, pemakaian lampu dengan cahaya redup lebih disarankan.

Atau, pakailah lilin-lilin yang ditata menerangi kamar tidur. Romantisme tak selalu berbentuk tampilan visual, namun bisa dibangun lewat indera penciuman.

Pemakaian aroma terapi juga disarakan agar kamar tidur senantiasa harum. Tak lupa, tambahkan bunga segar pada salah satu sudut kamar atau di atas meja rias. Sebagai penawar daya ingat dan nostalgia, hadirkan foto-foto pre wedding Anda di salah satu bagian kamar tidur.

Keindahan Ekstra Tanpa Perlu Putar Otak

Tidak perlu repot memutar otak untuk mendekorasi rumah Anda, mulai kamar tidur sampai ke dapur. Hal-hal sederhana yang cepat namun fungsional dapat menjadi hiasan sekaligus cara membuat ruangan-ruangan itu menjadi lebih nyaman.

Berikut ini beberapa cara sederhana tersebut:

“Statement” dari bed cover

Kamar tidur merupakan bagian paling personal di rumah Anda. Maka, susah semestinya kamar tidur juga menjadi bagian paling nyaman. Hal ini juga mengingat sebagian besar waktu Anda di rumah dihabiskan di tempat ini. Jadi, wajar, jika Anda memberikan investasi besar di kamar tidur, terutama untuk keperluan istirahat Anda.

Kenyamanan dan gaya

Dua hal ini sebaiknya Anda miliki di kamar tidur. Hanya dengan memilih bed cover yang tepat, kemungkinan Anda mendapatkan dua hal ini sangat besar. Pilihan Anda “terbentang” mulai bed coverbersulam buatan tangan, selimut tebal, atau selimut halus.

Satu tips untuk Anda, yaitu tidak perlu menyamakan seprai, bed cover, dan bantal Anda dengan corak sama. Anda hanya perlu memilih warna senada untuk seprai, bantal, bed cover, dan dust ruffles. “Ikat” semua itu dengan bantal berwarna terang.

Untuk menampilkan kesan mewah, penuhi tempat tidur Anda dengan banyak bantal. Kesan low keyjuga bisa Anda dapatkan lewat pemilihan sarung bantal dengan trim sulam, dan warna senada dengan dinding atau selimut.

Bahan lembut kamar tidur

Anda bisa menggunakan banyak kain untuk memberikan kesan lembut pada kamar tidur. Membuat sendiri headboard misalnya, dapat menjadi salah satu jalan menggunakan kain untuk menghias kamar tidur.

Jika sudah memutuskan menggunakan banyak kain di kamar tidur, pastikan Anda tidak memilih corak ramai. Carilah warna-warna lembut, bahan yang mudah dicuci, sedikit berat, dan memiliki tekstur menarik.

Mengecat untuk percantik dinding

Mengecat dinding akan memberikan kesan segar yang instan pada ruangan. Mulailah dengan bermain-main dengan roda warna. Jika Anda berani, jangan memilih warna-warna “aman” seperti putih, tapi pilihlah ungu, perak, abu-abu, atau biru langit dan biru laut. Warna apapun yang Anda pilih, cobalah dulu dalam sebidang dinding.

Selanjutnya, cobalah melihat bagaimana cat tersebut bereaksi pada pencahayaan berbeda. Untuk memberikan dimensi lebih pada dinding, pertimbangkanlah penggunaan faux finish. Berikan aksen menyerupai marmer, atau bahkan retakan palsu pada dinding.

Pilih countertop tepat

Permukaan meja dapur atau countertop adalah cara cepat untuk “menyulap” dapur Anda lebih indah. Granit dan permukaan solid akan tampak cantik.

Namun, memang, kedua penyelesaian ini tidak murah. Cobalah memilih laminated countertop. Hasilnya tidak akan jauh berbeda, hanya saja harganya lebih murah.

Makeover lemari dapur

Lemari di atas meja dapur atau kabinet dapat Anda percantik hanya dengan mengganti kenop atau pegangan lemari. Kuncinya hanya mencari pegangan yang nyaman dan mudah Anda jangkau. Setelahnya, baru pertimbangkan apakah tampak bagus untuk kabinet Anda.

Ubin penuh gaya

Backsplash atau dinding dapur yang tampak antara meja dapur dan kabinet juga dapat menjadi salah satu penarik perhatian di dapur Anda. Namun, untuk mengurangi pengeluaran, Anda tidak perlu menurut seluruh bagian ini dengan ubin mahal. Caranya, gabungkan beberapa macam ubin untuk memberikan kesan dinamis, unik, dan tentunya lebih murah.

Untuk lantai, warna terra-cotta menjadi komplementer serasi untuk lantai kayu. Gaya bebatuan akan memberikan kesan mewah.

Selalu ingat, lantai ubin sangat mudah dibersihkan. Ini dapat menjadi nilai tambah yang baik untuk dapur.

Jendela yang “wow”

Ada kemungkinan tak terbatas untuk menghias jendela. Untuk cara menghias yang cepat dan mudah, Anda juga dapat menemukan beberapa alternatif.

Jika mencari gaya elegan lembut, baloon shades adalah solusi tepat. Untuk efek lain, Anda dapat menggunakan tirai bambu. Jendela-jendela besar umumnya memerlukan biaya yang besar pula.

Untuk mengakali hal ini, Anda dapat memanfaatkan bahan yang sama untuk seprai tempat tidur Anda. Manfaatkan juga beberapa hiasan seperti pita, untaian manik-manik, atau bahan lain yang lebih ringan.

Karpet dan permadani

Beberapa elemen dapat memberikan efek dramatis di ruangan. Salah satu elemen yang dapat memberikan efek semacam ini adalah karpet dan permadani.

Ada dua pilihan pemasangan permadani bagi Anda. Pertama, menutup semua lantai dengan karpet, atau kedua, hanya memanfaatkan karpet yang dapat digulung.

Menutup semua lantai dengan karpet membutuhkan tenaga profesional. Namun, karpet semacam ini lebih aman karena tidak menyebabkan Anda terpeleset. Warna netral dapat memberikan tekstur menarik. Jadi, jangan takut memilih karpet dengan warna yang terkesan “biasa”.