Taman air modifikasi tempayan

HUNIAN semungil apa pun kini bisa memiliki bagian-bagian yang dulu hanya identik dengan rumah berlahan luas. Termasuk memiliki taman indah nan asri.

Dulu, rumah mungil jarang memiliki taman, apalagi yang indah, karena katanya akan membuat lahan jadi kelihatan lebih sempit dan sumpek. Ditambah lagi masyarakat yang memiliki rumah dengan lahan terbatas bingung, tanaman apa yang cocok ditanam di sana. Padahal, seperti sirkulasi udara, membuat taman tidak selalu memerlukan lahan yang luas.

Anggapan negatif itu kini telah terpatahkan dengan mulai bermunculannya rumah-rumah mungil yang memiliki kebun atau taman yang ditata tidak kalah indah dengan taman yang dimiliki rumah besar di perumahan mewah.

Lahan berukuran 2 x 3 meter saja kini bisa dijadikan taman yang indah dan sejuk. Tinggal bagaimana konsep taman yang ingin Anda terapkan. Yang perlu Anda ingat adalah jangan batasi ide menata taman Anda hanya pada tanaman. Untuk sebuah taman minimalis yang biasanya berada di lahan sempit, tak sembarang tanaman dan ornamen pantas diletakkan di sana.
Membuat taman tidak selalu identik dengan tanaman yang banyak dan rimbun. Membuat kolam pun bisa menjadi konsep menarik. Menurut Aswir, salah seorang pemilik usaha lanskap, kolam yang cocok untuk lahan sempit bentuknya harus memanjang dan tidak melebar. Kolam yang melebar membuat taman terkesan kurang luas. Di sekeliling kolam, Anda dapat meletakkan berbagai jenis tanaman dengan berbagai warna dan ukuran.

Mengingat lahan yang tak luas, Anda bisa menempatkan tanaman-tanaman tersebut dalam pot. Selain tidak memakan banyak lahan, penggunaan pot juga lebih praktis untuk dipindah-pindahkan. Untuk menutupi permukaan tanah, Anda bisa menggunakan rumput. Bisa juga dengan sekadar menebarkan batu. Anda dapat memilih batu koral atau batu bronjol putih. Agar tampilan kolam semakin cantik, Anda boleh menambahkan berbagai aksesori taman atau ornamen pancuran yang berdesain lucu dan unik.
( disadur dari : okezone.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Menanam Tanaman di Dinding

Lahan yang terbatas dan tingginya harga tanah di perkotaan sudah pasti menjadi kendala yang dialami oleh pemukim saat ini. Apalagi jika mereka menginginkan lahan untuk menanam tanaman di rumah. Salah satu cara untuk menghadirkan nuansa hijau di rumah yaitu dengan tanaman dinding / wall garden.

Kehadiran tanaman di rumah melindungi kita dari sinar ultra violet, panas dan polusi debu serta udara kotor. Efeknya tentu lebih terasa apabila anda menanam tanaman yang dapat menjerap polutan. Keluarga akan lebih terlindungi, sehat dan makin betah di rumah. Tampilan rumah pun dapat menjadi unik dengan adanya aksen wall garden.

Saat ini dikembangkan banyak desain tanaman dinding dan istilahnya juga bermacam-macam. Green façade, green wall, vertical garden, living wall dan topiade adalah beberapa istilah yang berkembang untuk dinding yang dibangun dengan susunan tanaman. Tidak hanya pada dinding biasa, wall garden dapat melapisi art sculpture atau berfungsi sebagai lapisan kedua pada bangunan untuk mengurangi radiasi sinar matahari. Tanaman yang digunakan dapat berupa tanaman border dan semak pendek apapun yang disusun dalam planter box / pot secara vertikal.

Penyusunan dilakukan dalam rak-rak ataupun struktur penggantung lain. Rak dapat berbahan kayu, bambu ataupun logam. Pilih material pot/planter box yang ringan seperti plastik. Pilih juga media tanam yang ringan dan kuat memegang air karena planter akan melindungi keluarga anda dari sinar matahari.

Cara menanam tanaman dinding:

Tentukan dimensi dinding tanaman yang anda ingin buat. Pilih daerah yang banyak terkena sinar matahari /berhadapan dengan polusi agar dapat melindungi keluarga secara optimal. Sebaiknya rak masih berada di atas tanah agar air kelebihan penyiraman dapat langsung jatuh ke tanah, agar rapi beri koral tebar di bagian bawahnya. Bila tidak, rencanakan talang yang mengalirkannya ke tanah. Material rak dapat berupa logam yang tahan lama atau bamboo yang ramah lingkungan.
Apabila dinding cukup tinggi dan sulit untuk disiram tiap hari, siapkan instalasi penyiraman berupa pipa/selang kapiler atau pipa/selang biasa yang dilubangi.
Rencanakan modul ukuran rak-rak yang akan dibuat. Biasanya tanaman border/semak pendek berukuran standard 20×20 cm sampai 30×60 cm. Pilih tanaman yang sesuai dan pot/planter box. Media tanam dapat dipilih yang ringan agar tidak membebani rak dan mudah pemeliharaannya, seperti gel, sabut kelapa, batang pakis, rumput laut, arang dan sekam.
Pilih pot/planter box yang berbahan ringan seperti plastik. Jangan ragu-ragu untuk bereksperimen dengan berbagai warna dan tekstur pot untuk tampilan yang unik. Sesuaikan warna dengan rak dan dinding di sekelilingnya.
Di pasaran mulai banyak beredar planter wall garden yang memungkinkan tanaman ditanam secara horizontal sehingga dinding tercipta tertutup penuh dengan tanaman. Tanaman yang dipilih tidak harus tanaman rambat/menjurai sehingga anda dapat berkreasi lebih bebas.

( disadur dari : rumahdanproperti.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Membuat Taman Tetap Indah di Gulita Malam

Taman Anda bisa dinikmati pada malam hari. Caranya, dengan memasang lampu di bawah pohon. Pemasangan yang tepat bikin pohon dan taman jadi lebih indah.

Keindahan taman bisa jadi mubazir di malam hari. Gelap dan malah kadang menakutkan, karena sudut-sudut taman yang terisi pohon terlihat gelap.

Untuk menikmatinya pada malam hari, cobalah menambah titik cahaya di area taman Anda. Dijamin hasilnya sangat memuaskan. Pohon yang memiliki bentuk organik sebenarnya sangat menarik untuk di ekspos.

Lekukan-lekukannya justru memberikan keindahan pada shape atau bentuk taman Anda. Bosan bukan melihat taman yang hanya berbentuk kotak? Penambahan lighting taman ini salah satu solusinya.

Lalu, bagaimana sih cara pasangnya? Coba simak dulu langkah-langkah berikut. Ada hal yang harus diperhatikan lho, di antaranya:

1) Jenis listrik yang digunakan adalah listrik DC (listrik searah). Listrik ini lebih aman karena dapat meminimalkan risiko kebocoran kabel yang menyebabkan orang kesetrum. Listrik DC yang digunakan bertegangan 9V-12V. Gunakan lampu yang menggunakan ballast. Ballast mengubah energi listrik AC menjadi DC.

2) Agar lebih aman, gunakan pipa untuk membungkus kabel. Pipa bisa ditanam 15cm di dalam tanah. Gunakan pula lampu dengan spesifikasi outdoor .

3) Posisikan lampu sehingga bagian bawah hingga 1/3 batang pohon terkena cahaya. Tak perlu memaksakan pohon terlihat semua, karena yang diekspos adalah bentuk liukan dahan pohon dan bagian bawah pohon yang memberi kesan meruang.

Dan begini langkah pemasangan lampu:

1) Tentukan posisi titik lampu.

2) Ukur jarak lampu dari ballast. Ballast diletakkan di lokasi yang aman (bebas dari gangguan resapan air).

3) Jarak lampu diukur dari jalur kabel yang akan ditanam. Jalur sebaiknya melewati daerah yang tak banyak air.

4) Untuk lampu, sebaiknya tertanam di lubang yang dipersiapkan di dalam adukan semen. Adukan semen ditempatkan di dalam lubang tanah yang bisa memuat lampu. Hal ini untuk mengurangi resiko air yang masuk ke dalam instalasi lampu.

5) Pasang kabel dan lampu di posisi titik lampu dan jalur kabelnya. Gunakan selotip tahan air untuk sambungan kabel pada lampu.

6) Tutup lubang bekas galian kabel dengan rapi. Padatkan hingga jalur kabel tidak berubah bentuk karena tanah yang lembek saat terinjak.

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Gambar Taman / Contoh Taman

Sebagian gambar taman yang ditampilkan di sini diharapkan dapat memberikan ide kepada anda mengenai berbagai konsep taman indah. Contoh taman untuk berbagai penempatan taman baik di depan rumah, di samping atau belakang rumah memberikan kesan yang menarik dan menyegarkan.

Gambar Taman Rumah Bagian Depan / Teras (Entrance / Terrace)

Gambar Taman Rumah di Bagian Belakang atau Samping

Contoh desain taman di belakang rumah (3) ini, memakai lahan yg tidak terlalu luas, dengan design taman lebih berfokus pada estetika yang diperoleh dari konsep taman indah. Desain taman tidak harus selalu mahal dan memerlukan lahan yang luas. Komposisi tanaman dan pola peletakan yang serasi dan rapi serta tepat menjadikan taman lebih menarik dan indah.

( disadur dari : bestlandscaping-and-gardening.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Taman Rumah Yang Indah dan Sehat

Selain kebersihan dan ventilasi yang cukup, alangkah baiknya rumah yang sehat juga ditambah dengan taman indah dan terawat.

Mempunyai taman indah menjadikan rumah lebih sehat dan tentu saja menjadi keuntungan bagi penghuni rumah. Selain kesegaran udara dari taman yang menjadikan anda lebih sehat, kenyamanan dan suasana rilex dari taman yang indah dan asri akan menenangkan pikiran dan mengurangi stress yang mungkin ada. Anda bisa menikmati matahari yang menghangatkan badan, bunga-bunga yang indah, sayur atau buah yang segar dari taman yang begitu dekat dan dapat dinikmati setiap hari di rumah.

Selain menghangatkan badan, sinar matahari di pagi hari juga memberikan Vitamin D bagi tubuh dan dapat memperbaiki suasana hati anda.

Banyak hal dapat membuat orang menjadi stress dan lelah sehingga orang-orang mencari cara untuk menolong mereka tetap rilex. Mempunyai taman di rumah sangat menolong untuk mengurangi stress yang dihadapi. Kegiatan berkebun atau sekedar melihat taman yang indah akan membuat perasaan lebih senang.

Untuk membuat taman rumah tidak harus membutuhkan lahan yang besar. Sedikit tanah kosong di sudut rumah dapat dijadikan taman indah di rumah anda. Anda dapat memilih desain taman yang cocok dengan gaya kepribadian anda.

Dari penelitian ditemukan bahwa memandang taman saja sudah cukup memberikan efek baik untuk kesehatan psikologi orang. Lingkungan sekitar anda dengan pemandangan taman hijau dan bunga-bunga berwarna cerah akan memberikan perasaan menyenangkan bagi yang melihatnya. Perasaan sangat rilex dapat muncul dengan mencium harum bunga dan kesegaran tanaman hijau. Udara segar dari taman rumah anda dapat membuat perasaan anda jauh lebih enak dan meringankan beban yang mungkin ada.

Daun-daunan hijau dan bunga-bunga dengan bau menyenangkan seperti mawar, kemuning, sedap malam, dll dapat dipilih sehingga dapat menarik anda berada di taman. Bunga-bunga berwarna cerah juga akan mengundang banyak kupu-kupu ke taman rumah anda. Ini akan menambah keindahan taman rumah anda.

Kombinasi alunan musik saat anda berkebun atau merawat taman, akan menjadi terapi stress yang cukup manjur. Terapi lain adalah dengan membuat taman rumah yang dikombinasikan dengan feature air seperti kolam, air mancur, air terjun, dll.

Taman rumah bisa dinikmati oleh hampir semua orang. Dari anak-anak sampai orang tua, orang sehat ataupun orang sakit. Sebagian orang malah menjadikannya sebagai hobby. Waktu luang biasanya diisi dengan kegiatan merawat taman untuk menjaga penampilan taman yang indah dan sehat.

Selain dapat menanam berbagai macam tanaman kesukaan dan menikmati taman yang indah di rumah, salah satu manfaat nyata yang diperoleh dari berkebun atau merawat taman adalah secara tidak langsung anda bergerak / berolahraga. Lakukan pemanasan dan stretching terlebih dulu sebelum kegiatan di taman seperti membabat rumput, mencangkul, menggali, dan menanam dilakukan. Untuk menjaga kesehatan tubuh, olahraga sebaiknya dilakukan secara teratur. Tetapi kehidupan modern sekarang membatasi waktu kebanyakan orang untuk melakukan aktivitas olahraga.

Banyak anak-anak yang kegemukan karena kurangnya olahraga teratur dan pola makan yang kurang baik. Kebun atau taman yang baik di rumah dapat mengakomodasi kedua kebutuhan di atas dengan memungkinkan anak-anak beraktivitas di kebun dan menyediakan makanan sehat seperti sayur dan buah segar, meskipun dengan lahan yang sempit. Anak-anak dapat juga belajar bagaimana proses tanam dimulai dari penanaman benih pertama sampai akhirnya taman atau kebun yang ikut mereka rawat menghasilkan buah atau sayur sehat atau bunga-bunga yang indah. Banyak sekolah juga memasukkan pelajaran berkebun ke pelajaran seperti ilmu pengetahuan alam atau science, dan anak-anak punya kesempatan untuk langsung mempraktekkan secara nyata dengan membangun satu kebun atau taman yang sederhana dan terus-menerus berkembang sesuai dengan pengetahuan yang mereka dapatkan. Selain sebagai sarana pendidikan, taman atau kebun juga dapat menjadi sarana rekreasi bagi anak-anak.

Dengan adanya taman di rumah, anak-anak juga dapat bereksperimen dan mempunyai kesempatan menikmati sayur dan buah segar segera setelah dipetik. Saat buah atau sayur dipetik, nutrisi atau vitamin akan mulai berkurang. Segera setelah dipetik adalah saat paling baik untuk mengkonsumsinya. Tanaman atau sayuran yang dibekukan segera setelah dipetik juga banyak membantu menjaga kesegaran sayur atau buah, tetapi waktu terbaik untuk mengkonsumsinya adalah segera setelah sayur atau buah dipetik.

Menanam buah atau sayur di kebun atau taman rumah anda sendiri, memungkinkan anda menghindari pupuk kimia / pestisida untuk tanaman anda. Dengan demikian anda dapat menikmati buah dan sayur organik yang jauh lebih sehat.

( disadur dari : bestlandscaping-and-gardening.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Mari Merancang Taman Sendiri

Taman indah bisa Anda rancang sendiri. Selain menekan pengeluaran, bisa juga untuk mengisi waktu luang. Daripada sekadar melamun di teras, rancangan Anda bisa jadi kebanggaan.

Melamun di teras, boleh-boleh saja. Namun apa iya lamunan Anda terbingkai indah, jika view teras adalah berangkal atau bebatuan sisa bangunan yang teronggok di halaman. Lamunan Anda mungkin bisa jadi indah, jika kegiatan rileks itu sambil memandangi ikan yang hilir mudik di kolam atau indahnya bunga-bunga yang bermekaran di taman.

Taman yang indah bukan hanya sejuk di mata, tapi juga nyaman di hati dan pikiran. Persepsi keindahan memang berbeda antara Anda dan orang lain. Namun perbedaan itulah yang menjadikan rancangan taman sangat beragam. Bagi Anda yang mencintai suasana tropis, taman bernuansa tropis bisa terasa lebih indah dan nyaman. Beda dengan Anda penggemar langgam minimalis, yang tentu lebih memilih taman minimalis. Anda yang berjiwa romantis, mungkin akan suka taman yang penuh bunga warna-warni.

Sebenarnya, apapun konsep dan gaya taman Anda, dibangun dengan cara yang serupa. Lokasi atau lahan harus diolah atau dipersiapkan terlebih dahulu agar tanaman nanti tumbuh subur. Sebelum Anda menanami lahan, perlu juga dilihat di mana posisi matahari, bangunan, dan kemungkinan lokasi menaman pepohonan. Pengamatan lokasi yang detail dapat membuat fungsi taman masksimal; tidak hanya sebagai penyejuk mata tapi dapat menyaring polusi udara dan suara.

Walaupun lahan di rumah Anda tak cukup luas, upaya pembuatan taman tak harus surut. Apalagi kini terdapat berbagai cara merealisasikan keberadaan sebuah taman. Contoh, jika lahan di depan rumah minim, kita dapat membangun taman di atap dak beton. Di sini tentu agak rumit jika cara menanam pepohonan seperti di permukaan tanah. Caranya adalah dengan menanam di dalam pot atau tong. Lebih sederhana dan praktis lagi jika pot tanaman itu cukup ditempatkan di balkon.

( disadur dari : ideaonline.co.id )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Kolam Ikan Koi di Antara Pepohonan

Ada gazebo yang dipenuhi oleh gelombang cinta. Ada ruang sarapan yang mengarah ke kolam. Area kolam koi yang sejuk selalu jadi pusat perhatian.
“Kami semua suka kolam ikan,” kata Nadine, anak perempuan Renanta Ong, sang pemilik rumah. Itulah mengapa kolam ikan yang berada di taman belakang ini menjadi area favorit mereka. Bahkan di sana terdapat sebuah ruang dengan seperangkat meja dan kursi yang selalu digunakan sebagai tempat sarapan keluarga setiap hari. Usai sarapan, sambil menikmati secangkir teh hangat, pemandangan yang tampak adalah segerombolan ikan koi menari-nari.

Ikan koi yang berenang-renang di kolam tiga bagian itu tampak sangat cantik. Airnya selalu jernih. “Di kolam jernih, ikan yang cantik bisa terlihat dengan jelas,” ujar Nadine.

Masih ada yang cantik lainnya di halaman rumah mewah ini. Lihat saja sejumlah pohon kamboja yang sengaja ditanam di bagian depan dan belakang rumah. Keharumannya bisa membuat kita betah di rumah.

Pepohonan dan tanaman lain pun tak kalah menarik. Keba­nyakan adalah pohon yang berbunga warna merah dan kuning. Sebenarnya bukan secara sengaja menanam pohon berbunga tersebut. Pemilihan tanaman dan pepohonan lebih mengacu pada cara merawatnya yang mudah. Di rumah ini memang tak ada tukang tanaman berkala yang mengurus taman. Semua dilakukan sendiri oleh sang pemilik dengan perawatan biasa saja.

Ternyata masih ada pesona lain. Dari taman selalu ada kicauan burung, yang terdengar sepanjang hari. Kicauan burung itu menenangkan, sehingga setiap hari terasa santai.

Letak bangunan pada rumah yang penuh daya pikat alami ini berada di tengah lahan. Bangunan dikelilingi taman; di depan, belakang, dan samping.
Tinggal di rumah ini tak khawatir kehabisan ide. Cukup melihat tanaman berbunga merah dan kuning, kecipak ikan koi, dan mendengar kicauan burung, pikiran jernih kembali. Ide kreatif mengalir lancar.

( disadur dari : ideaonline.co.id )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Taman Kolam dengan Dek Kayu Berbentuk Pulau

Kolam dengan gemericik air dan ikan yang berenang-renang di dalamnya, memperindah taman sekaligus memberi suasana rileks. Seperti kolam di kediaman Lina Rosliana ini.
Di taman samping rumahnya, Lina memiliki kolam unik yang bentuknya terinspirasi dari bentuk pulau. Di dalam kolam, puluhan ikan Koi berenang-renang.

Ada dek berbentuk lingkaran berdiri di atas sebagian area kolam. Dek berdiameter 270cm ini menjadi area bersantai, yang dilengkapi satu set kursi dan meja taman dari kayu. Victor, desainer rumah ini, membuat water wall di samping dek. Air mengalir dari pipa berlubang di atas water wall . Gemericik air terdengar saat air dari pipa jatuh ke kolam kecil di bawahnya.

Ada juga water feature berbentuk kura-kura, yang ditempatkan di beberapa titik di tepi kolam. Dari patung kura-kura itu mengalir air yang sudah tersaring di bak filter, yang tersembunyi di bawah dek. Bak filter diisi lapisan batu koral dan ijuk, yang berfungsi memerangkap kotoran dari air kolam.

Dua batang pohon Sikat botol (Calistemon vimenalis ) muncul dari tengah kolam. Tanaman berbunga merah ini ditanam dalam planter yang ¾ bagiannya terendam air. Sisi kolam juga ditanami tanaman lain, seperti Talas (Aloccasia macrorrhiza ), Pandan bali, serta tanaman penutup tanah, seperti Taiwan beauty (Cuphea hyssopifolia ) dan Spathyphyllum wallisi . Tanaman memberi kesan asri di taman, yang kerap dijadikan sarana rekreasi bagi sang pemilik.

Anda tertarik mengambil inspirasi dari kolam ini untuk taman rumah Anda? Silakan.

( disadur dari : ideaonline.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Daun Cerah Membuat Taman Rumah Tak Monoton Lagi

Pola dan warna ternyata bisa dihadirkan dalam taman minimalis. Keberadaannya justru bisa dijadikan sebagai focal point.
Pohon tunggal yang tumbuh di atas hamparan rumput atau ground cover merupakan ciri umum pada taman minimalis. Varian dari taman formal biasa­nya tak banyak dihiasi oleh tumbuhan dengan dedaunan berwarna. Tujuannya agar taman bersih dan simpel. Tak jarang kondisi taman seperti itu justru mudah membuat pemilik jadi bosan. Tapi kesan monoton di atas sirna saat Anda memasuki taman minimalis milik Rezi di Kelapa Gading, Jakarta Timur bikinan Suwardi Hagani.

Taman minimalis kaya warna tersebut terbagi menjadi 3 bagian. Bagian utama menghampar di samping ruang keluarga seluas 80 m². Kemolekan taman itu bisa dinikmati sambil bersantai dengan anggota keluarga, karena berbatasan langsung dengan ruang keluarga.

Taman utama ini memiliki ukuran paling luas bila dibandingkan dengan ukuran dua bagian taman lain. Untuk menyamarkan kesan monoton yang muncul lantaran adanya dinding pembatas rumah, Hagani menanam berbagai tanaman berdaun semarak di sepanjang bagian bawah tembok itu. Diantaranya Agave , Caladium , Sansevieria , dan Lili paris . Pohon Tabebuya tumbuh di tengah tanaman berdaun semarak itu. Pohon berbunga kuning ini sekaligus berperan sebagai focal point .

Hagani juga membubuhi taman tersebut dengan 2 buah Plumeria . Pohon berdia­meter batang 45 – 50 cm itu di tanam di dua sudut taman. Di bagian bawah Plumeria itu diimbuhkan tanaman berdaun warna-warni: Aglaonema dan Anthurium . Sebagai penutup tanah dipilih rumput gajah mini.

Di sisi lain dari ruang keluarga dan kamar biliar Anda bisa menyaksikan taman minimalis dengan gaya yang sedikit berbeda dengan taman utama. Taman ini menghampar seluas 50m². Untuk melunakkan kesan keras yang muncul dari hamparan batu split, Hagani menanam beberapa pohon Ficus berderet membelah kolam palsu berair batu split tersebut.

Taman bagian yang ketiga terletak di lantai dua. Luasnya tak lebih dari 15 m. Berposisi tepat di atas ruang biliar. Bisa juga dikategorikan sebagai roof garden . Taman ini berbatasan langsung dengan kamar tidur. Taman ini dihuni oleh beberapa buah tanaman alokasia berukuran besar. Di bagian bawah tajuk alokasi tersebut tumbuh gerombolan kenikir. Bila disaksikan dari atas, bidang kaca tersebut menyerupai sebuah genangan air. “Dari bawah berfungsi sebagai teras. Tapi kalau dari atas bisa berfungsi sekaligus sebagai pengganti kolam. Atau kolam artifisial,” ungkap Hagani.

( disadur dari : ideaonline.co.id )

By alisuhendri Posted in Lanskap