Membuat Desain Dapur Peninsula

Tak punya cukup lahan untuk membuat dapur island, buat desain peninsula saja. Banyak manfaat yang bisa didapat, dari desain dapur ini.

Ada yang menyebutnya island, ada pula yang salah kaprah menyebutnya meja bar. Perangkat dapur yang akan kita bahas kali ini, adalah peninsula. Peninsula dan island sama-sama merupakan penambahan counter top di dapur. Bedanya, untuk menempatkan island kita membutuhkan lahan yang cukup luas, karena ia berdiri sendiri. Tidak demikian dengan peninsula.

Ekstra counter top ini dibuat menyatu dengan kitchen set, jadi tidak membutuhkan lahan yang luas. Pada kitchen set berbentuk “L” misalnya, di bagian ujung bisa ditambahkan sebuah meja, sehingga bentuknya menjadi seperti desain “U”. Desain seperti inilah yang kerap membuat orang menyangka peninsula sebagai meja bar.

Sama seperti island, meja bar biasanya dibuat berdiri sendiri, tidak menyatu dengan kitchen set. Selain itu, meja bar berukuran tinggi, itu sebabnya kursi yang digunakan haruslah yang tinggi juga, bar stool namanya. Sedangkan peninsula, dibuat seukuran meja biasa, sehingga bisa dimanfaatkan layaknya meja biasa.

Jadi, apa saja fungsi dari si peninsula ini? Fungsi island maupun meja bar ada pada si meja itu. Anda bisa memanfaatkannya sebagai area kerja tambahan, sekadar area duduk, breakfast bar, atau gabungan semua fungsi itu. Atau tambahkan beberapa laci dan rak di bagian bawah peninsula, jadilah wadah penyimpanan ekstra. Satu lagi kelebihan yang dimiliki peninsula, ia bisa sekaligus berfungsi sebagai pembatas, antara dapur dengan ruangan lain yang bersebelahan. Itulah sebabnya, peninsula pas sekali diaplikasikan pada dapur berkonsep terbuka (open kitchen).

Anda berencana ingin menempatkan meja tambahan di dapur, tapi khawatir lahan tak mencukupi? Dapur peninsula bisa jadi jawabannya. Selamat membuat dapur baru!

( disadur dari : rumahdanproperti.com )

Air Terjun di Dinding Bawa Suasana Alam ke Ruang Keluarga

Di mana biasanya Anda menempatkan air terjun dan pot-pot tanaman? Paling lazim, ya , di taman. Bisa di taman depan, samping, atau belakang. Bagaimana kalau di ruang keluarga, sudah pernah coba?

Berada di ruang keluarga ini terasa nyaman dan segar. Suara gemericik air dan deretan pot-pot tanamanlah sumber kesegaran tadi. Jarang kita menemukan rumah yang menempatkan air mancur dan pot-pot tanaman di ruang keluarga. Biasanya di taman, yang kemudian diberi bukaan, sehingga berhubungan langsung dengan ruang dalam rumah.

Ruang keluarga ini boleh jadi membuat kita terinspirasi untuk lebih berani bereksperimen, dengan membawa lebih banyak elemen-elemen alam ke dalam rumah. Menyatukan area luar dan dalam rumah, merupakan salah satu solusi jitu menciptakan suasana segar dan nyaman.

Untuk membuatnya, cukup sisihkan sedikit lahan ruang keluarga, untuk dibuat taman. Lapisi salah satu bidang dinding area tersebut dengan batu alam. Buat kolam kecil di bagian bawahnya, untuk menampung air yang keluar dari air mancur mini. Untuk sentuhan akhir, tempatkan beberapa tanaman pot. Jika ingin tampilan lebih manis, boleh juga menempatkan tanaman bunga.

Tertarik membuatnya di ruang keluarga Anda di rumah?

( disadur dari : kompas.com )

Desain Interior Dapur Kecil

Ukuran ruangan yang kecil bukan merupakan kendala dalam mendesain interior dapur, sebuah desain dapur pada ruangan yang kecil dengan furniture kitchen set pendek yang memanjang, dan dengan meja makan yang di posisikan menempel di dinding memberikan kesan luas pada interior dapur kita

( disadur dari : blogargajogja.com )

Menata Ruang Tamu

Ruang Tamu sepertinya hanya ditemukan di negara kita saja. Agak sulit untuk menemukan referensi mengenai menata ruang tamu dari negara lain, karena biasanya ruang tamu dan ruang keluarga cenderung disatukan. Berikut tips mengatur ruang tamu bagi budaya kita :

Ruang Tamu hanya membutuhkan space yang sedikit. Yang penting ada cukup tempat duduk untuk (minimal) 2 orang tamu dan tuan rumah, yang duduk berhadapan.

Buatlah salah satu sudut di ruang tamu sebagai pusat perhatian, (misalnya dengan mengecat satu bidang dinding dengan warna berbeda, menggunakan wallpaper, ataupun menempatkan material cermin). Hal ini akan mengalihkan perhatian dari kondisi besaran ruang tamu yang terbatas.

Material cermin selalu menyenangkan untuk digunakan pada ruang tamu. Cermin membuat ruangan terasa lebih luas, membuat ruangan menjadi lebih ‘mewah’, dan membuat tamu menjadi senang (karena setiap orang senang melihat bayangannya sendiri di cermin).

Jika ruang tamu menyatu dengan ruang makan dan ruang keluarga, gunakan divider yang bersifat fleksibel sehingga dapat disingkirkan ketika Anda memerlukan ruangan yang besar (misalnya untuk arisan, jamuan makan, pertemuan keluarga, dll). Divider dapat dibuat dari material kayu, kombinasi kayu dengan kaca, maupun kayu dengan fabric, tergantung style rumah Anda.

Jika ruang tamu menyatu dengan ruang makan dan ruang keluarga, namun ruangan rumah Anda sangat besar, Anda dapat menggunakan divider yang semi permanen berupa kabinet pajangan dua muka. Sisi depan untuk pajangan dan sisi satunya bisa untuk TV cabinet ataupun lemari buku.

Gunakan penerangan yang cukup pada ruang tamu Anda sehingga tamu merasa nyaman. Penerangan yang kurang baik akan membuat konsentrasi berkurang, mood menurun, akhirnya tamu (dan anda) merasa ngantuk dan lelah.
Semoga tips diatas dapat membantu menata Ruang Tamu anda menjadi lebih baik lagi.

( disadur dari : interiorrumah.wordpress.com )

Agar Rumah Selalu Rapi

Rumah mencerminkan pemiliknya. Entah anda seorang dokter, pengusaha ataupun eksekutif muda yang sibuk dengan rutinitas perkotaan, anda memiliki style tersendiri yang mungkin berbeda dan unik dari orang lain.
Setelah seharian penuh disibukkan dengan tugas-tugas rutin, rumah dapat dijadikan tempat pelarian dari segala kepenatan. Caranya adalah dengan menata rumah agar mempunyai style yang cocok dengan jiwa kita, sehingga ketika sampai di rumah, anda tahu inilah kediaman anda, bukan lagi “tugas” baru yang harus dikerjakan.
Jika rumah anda senantiasa berantakan, dan anda kerap kali kehilangan benda-benda, anda dapat dikategorikan mempunyai rumah yang tidak rapi. “Rapi” bukan berarti benda-benda anda tidak kelihatan dan tidak tahu ada dimana, namun “Rapi” berarti terorganisir, bahwa setiap benda mempunyai tempat penyimpanannya masing-masing.

Untuk anda yang mencari solusi agar rumah tetap rapi, anda bisa menyimak tips berikut ini :

Sisihkan waktu pada saat weekend untuk menyeleksi benda-benda yang anda miliki. Sekitar 70% dari benda yang kita miliki biasanya merupakan benda yang tidak kita butuhkan. Apakah anda membutuhkan baju seragam olahraga anda ketika SMP? Apakah anda membutuhkan alat olahraga yang sudah berdebu karena sudah tidak dipakai lagi selama 3 tahun? Tanyakan dan jawab dengan jujur untuk setiap benda yang anda miliki. Benda yang tidak pernah dicari-cari dalam kurun waktu 6 bulan adalah benda yang patut dibuang atau disumbangkan.

Setelah anda mengumpulkan benda yang benar-benar anda butuhkan, kini saatnya menentukan dimana benda tersebut akan disimpan. Caranya adalah dengan mengkategorikan benda-benda tersebut berdasarkan tempat penggunaannya. Misalnya, peralatan dapur dikumpulkan di dapur, buku-buku dikumpulkan di ruang kerja, CD musik dan DVD pada ruang keluarga. Jika tidak mempunyai ruangan khusus, ada baiknya anda mulai menyisihkan sudut-sudut tertentu untuk mengelompokkan kegiatan anda di rumah.

Mulailah menata ruangan demi ruangan di rumah anda. Temukan tempat-tempat yang ideal untuk penyimpanan di setiap ruangan. Banyak sudut-sudut yang bisa “disulap” menjadi tempat penyimpanan. Misalnya, di bawah tempat tidur pada kamar tidur anda, di atas meja kerja masih bisa dibuatkan kabinet penyimpanan yang menggantung di dinding, di bawah washtafel juga dapat dibuat kabinet untuk menyimpan produk pembersih, bahkan jika anda memesan secara khusus, di sofa anda pun dapat dibuat sebuah tempat penyimpanan rahasia yang space-nya lumayan besar.

Tentukan bentuk tempat penyimpanan pada setiap ruangan berdasarkan benda yang ingin disimpan. Jika bendanya besar, anda cukup menyimpan dalam kabinet, tetapi jika bendanya berukuran kecil, anda mungkin membutuhkan tempat penyimpanan berupa laci-laci. Kalau bendanya kecil sekali, pada laci-laci anda membutuhkan “drawer organizer” atau penyekat laci. Banyak dijual dipasaran dengan bahan acrylic atau plastik.

Anda tidak perlu kehilangan benda-benda di sekitar rumah lagi. Selamat menata rumah!

( disadur dari : interiorrumah.wordpress.com )

Merawat Furnitur Berbahan Kayu

Furnitur kayu yang terdapat di dalam rumah seperti meja, kursi, dan lemari merupakan pilihan yang tepat untuk menciptakan suasana yang hangat dan nyaman bagi penghuninya.

Selain itu, nuansanya yang alami dan klasik apabila disesuaikan dengan nuansa ruangan akan memberikan sentuhan keanggunan pada interior ruangan. Tak ayal, Anda akan semakin merasa betah untuk menghabiskan waktu di rumah.

Namun, merawat furnitur ternyata juga membutuhkan ketelatenan. Apalagi di musim hujan seperti sekarang ini, jamur dan udara lembab kerap menjadi ancaman utama bagi furnitur kayu, kotoran dan debu pun lebih cepat menumpuk. Bila hal ini diabaikan terus-menerus, maka cepat atau lambat tampilan furnitur Anda akan rusak dan tidak sedap dipandang. Untuk menghindari hal ini, biasakan sejak dini untuk merawat dan melindungi furnitur kayu Anda yang berharga.

Cara yang paling sederhana adalah membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada permukaan furnitur Anda minimal seminggu sekali. Gunakan kain yang lembut agar tidak menggores permukaan furnitur. Untuk bagian yang sulit terjangkau terutama di bagian ukiran, gunakan kuas kecil untuk membersihkannya. Bila Anda ingin hasil yang lebih maksimal, sebulan sekali semprotkan lapisan wax atau cairan perawat mebel pada furnitur yang telah dibersihkan, lalu ratakan dengan lap kain.

Niscaya furnitur kayu Anda akan selalu tampak bersih dan mengkilap seperti baru.
Untuk menjaga keindahan warna furnitur kayu, usahakan agar tidak meletakkan furnitur di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari lambat laun dapat membuat warna furnitur menjadi pudar dan merusak lapisan permukaannya.

Lampirkan alas bila Anda ingin meletakkan benda di atas furnitur, dan jangan biasakan menggeser benda di atasnya. Pelindung minuman panas dan dingin juga sebaiknya digunakan bila ingin meletakkan minuman di atas meja kayu.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari tergoresnya lapisan permukaan furnitur.
Agar furnitur awet dan tidak mudah rusak, letakkan furnitur di tempat yang kering dan jauhkan benda-benda yang basah atau lembab seperti tanaman agar tidak menyentuh langsung permukaannya. Cukup mudah, bukan? Selamat merawat furnitur kayu Anda.

( disadur dari : kompas.com )

Pilihan Furniture Untuk Rumah Minimalis.

Tren rumah minimalis sudah menjadi gaya hidup masyarakat masa kini. Seiring tingginya harga jual tanah di daerah pemukiman dan kebutuhan akan rumah idaman yang nyaman, menjadikan tipe rumah minimalis kian digemari. Gaya rumah seperti ini memang sangat diminati oleh masyarakat yang ingin serba praktis termasuk dengan perlengkapan furniturenya.

Tetapi dalam memilih perlengkapan interior untuk mengisi ruang tamu dari rumah minimalis diperlukan trik khusus agar tetap terlihat hangat dalam memilih jenis dan model furniturenya. Model minimalis juga dapat dipadukan dengan bahan atau furniture dari warna-warna alami seperti coklat tua atau coklat yang kemerahan. Menekankan unsur praktis dan fungsional menjadi kunci dasar dalam mendandani interior ruang tamu rumah minimalis Anda.

Berikut tips singkat cara memilih furniture dan aksesori furniture yang tepat untuk rumah minimalis Anda :

Ruang Tamu
Pilihlah desain furniture berbahan kaca yang dipadukan dengan alumunium dan besi tempa.Selain bentuknya yang simpel, perawatannya pun relatif mudah dilakukan.
Pilih meja atau kursi yang memiliki desain sederhana, sedikit, atau tanpa ornamen. Dengan ornamen yang minim tersebut, dapat memudahkan perawatan dan ruangan terkesan lebih lega sehingga cocok bila diterapkan pada rumah minimalis yang mungil.
Corak bunga-bunga atau warna-warni yang terlalu ramai kurang cocok bila dipadukan dalam rumah minimalis. Pilih nuansa warna yang berdekatan setiap kali menambah atau mengganti aksesori furnitur dan furnitur dalam satu ruangan.
Gunakan furnitur seperlunya agar ruangan tidak berkesan terlalu penuh karena justru dapat menegaskan kesan minimalis yang ingin diciptakan. Dalam pemilihan pigura foto, pergunakan pigura ukuran lebih besar namun dalam jumlah yang sedikit.

( disadur dari : konseprumahidaman.com )

Memanfaatkan Ruang Sempit Untuk Ruang Keluarga.

RUANG KELUARGA, merupakan bagian yang tak kalah penting dari sebuah rumah, di ruang keluarga anda dan keluarga bisa melakukan aktivitas yang bisa mendekatkan hubungan antar keluarga. Karena di ruangan ini cenderung semua anggota keluarga berkumpul akan sangat baik sekali jika ruangan ini cukup luas. Walau ruangan anda sempit dengan tips kami ini semoga ruangan anda bisa disulap menjadi ruang keluarga minimalis yang nyaman bagi keluarga anda.

Berikut ini bebrapa hal yang bisa memberikan kesan luas pada ruang keluarga anda yang sempit:

Berikan warna cerah pada dinding anda, anda bisa menggunakan warna-warna pastel dan usahakan hanya satu warna, sehingga tidak terkesan terkotak-kotak sehingga malah memberikan kesan sempit.
Hindari aksesoris berkebihan pada ruangan keluarga anda, terutama pada dinding anda, memasang foto keluarga atau lukisan boleh saja asal tidak berlebihan, yang jelas kesan ramai hanya akan memberikan kesan sempit, kesan kosong memberikan kesan luas.
Untuk lighting ruangan sebisa mungkin mendapatkan pencahayaan yang cukup, semakin terang semakin memebrikan kesan luas, tapi untuk lighting tergantung selera aja untuk anda yang berjiwa romantis, sedikit meredupkan pencahayaan boleh saja asal tidak terlalu redup sehingga ruangan terkesan sempit.
Dan yang terakhir dan yang paling terpenting adalah pemilihan furniture dan barang elektronik untuk ruang keluarga anda untuk mendukung desain simple dan modern dan memberikan kesan luas, furniture anda harus simple dan sebisa mungkin disesuaikan proporsinya dengan ukuran ruang keluarga anda, dianjurkan untuk memakai custom furniture sehingga akan sangat cocok dengan keadaan ruang keluarga anda. Untuk barang elektronik usahakan untuk memilih yang tidak terlalu banyak memakan ruang dan sesuai dengan tema ruang keluarga yang simple dan modern.
Semoga tips ini bisa membantu kenyamanan ruang keluarga anda.

( disadur dari : konseprumahidaman.com )

Sambutlah Tamu dengan Aksen Batik

Keramahan adalah salah satu ciri khas bangsa kita. Komunikasi yang nyambung dan interaktif, itu bisa jadi satu ciri. Nah, batik bisa jadi cara kita untuk menambah kesan ramah.

Batik, budaya menghias kain agar terlihat menarik merupakan salah satu kelebihan yang terpendam dari bangsa Indonesia. Olahannya yang relatif rumit, seolah menggambarkan jalinan perbedaan yang bisa diikat dalam sebuah komposisi keindahan. Batik adalah salah satu bentuk bahasa visual yang indah, yang memberikan makna pada setiap warna dan motifnya. Tak heran, setiap batik memiliki pesan yang berbeda untuk setiap tempat dan setiap suasana.

Anda bisa menempatkan batik di ruang tamu atau ruang keluarga. Kedua ruang ini merupakan ruang interaksi, ruang tempat berbagi cerita dan makna. Tentunya wadah interaksi ini semakin bermakna dan inspiratif dengan aksen-aksen batik sebagai background ruang atau elemen ruang. Menempatkan batik di ruang tamu, bisa jadi cara jitu menghidupkan suasana.

Erwin Yap, seorang ahli fengshui dan baca wajah, adalah pemilik ruang tamu ini. Kegemarannya akan batik terbukti di setiap sudut ruang. Selalu ada batik disana. Mulai dari aksen batik di atas poef, di bantal-bantal kursi, dan pada vas bunga hias, semua terkena sentuhan “cinta batik”-nya Erwin Yap. Anda tertarik untuk menghidupkan suasana ramah di ruang tamu? Cara ini bisa dicoba.

( disadur dari : kompas.com )