Pilihan Furniture Untuk Rumah Minimalis.

Tren rumah minimalis sudah menjadi gaya hidup masyarakat masa kini. Seiring tingginya harga jual tanah di daerah pemukiman dan kebutuhan akan rumah idaman yang nyaman, menjadikan tipe rumah minimalis kian digemari. Gaya rumah seperti ini memang sangat diminati oleh masyarakat yang ingin serba praktis termasuk dengan perlengkapan furniturenya.

Tetapi dalam memilih perlengkapan interior untuk mengisi ruang tamu dari rumah minimalis diperlukan trik khusus agar tetap terlihat hangat dalam memilih jenis dan model furniturenya. Model minimalis juga dapat dipadukan dengan bahan atau furniture dari warna-warna alami seperti coklat tua atau coklat yang kemerahan. Menekankan unsur praktis dan fungsional menjadi kunci dasar dalam mendandani interior ruang tamu rumah minimalis Anda.

Berikut tips singkat cara memilih furniture dan aksesori furniture yang tepat untuk rumah minimalis Anda :

Ruang Tamu
Pilihlah desain furniture berbahan kaca yang dipadukan dengan alumunium dan besi tempa.Selain bentuknya yang simpel, perawatannya pun relatif mudah dilakukan.
Pilih meja atau kursi yang memiliki desain sederhana, sedikit, atau tanpa ornamen. Dengan ornamen yang minim tersebut, dapat memudahkan perawatan dan ruangan terkesan lebih lega sehingga cocok bila diterapkan pada rumah minimalis yang mungil.
Corak bunga-bunga atau warna-warni yang terlalu ramai kurang cocok bila dipadukan dalam rumah minimalis. Pilih nuansa warna yang berdekatan setiap kali menambah atau mengganti aksesori furnitur dan furnitur dalam satu ruangan.
Gunakan furnitur seperlunya agar ruangan tidak berkesan terlalu penuh karena justru dapat menegaskan kesan minimalis yang ingin diciptakan. Dalam pemilihan pigura foto, pergunakan pigura ukuran lebih besar namun dalam jumlah yang sedikit.

( disadur dari : konseprumahidaman.com )

Memanfaatkan Ruang Sempit Untuk Ruang Keluarga.

RUANG KELUARGA, merupakan bagian yang tak kalah penting dari sebuah rumah, di ruang keluarga anda dan keluarga bisa melakukan aktivitas yang bisa mendekatkan hubungan antar keluarga. Karena di ruangan ini cenderung semua anggota keluarga berkumpul akan sangat baik sekali jika ruangan ini cukup luas. Walau ruangan anda sempit dengan tips kami ini semoga ruangan anda bisa disulap menjadi ruang keluarga minimalis yang nyaman bagi keluarga anda.

Berikut ini bebrapa hal yang bisa memberikan kesan luas pada ruang keluarga anda yang sempit:

Berikan warna cerah pada dinding anda, anda bisa menggunakan warna-warna pastel dan usahakan hanya satu warna, sehingga tidak terkesan terkotak-kotak sehingga malah memberikan kesan sempit.
Hindari aksesoris berkebihan pada ruangan keluarga anda, terutama pada dinding anda, memasang foto keluarga atau lukisan boleh saja asal tidak berlebihan, yang jelas kesan ramai hanya akan memberikan kesan sempit, kesan kosong memberikan kesan luas.
Untuk lighting ruangan sebisa mungkin mendapatkan pencahayaan yang cukup, semakin terang semakin memebrikan kesan luas, tapi untuk lighting tergantung selera aja untuk anda yang berjiwa romantis, sedikit meredupkan pencahayaan boleh saja asal tidak terlalu redup sehingga ruangan terkesan sempit.
Dan yang terakhir dan yang paling terpenting adalah pemilihan furniture dan barang elektronik untuk ruang keluarga anda untuk mendukung desain simple dan modern dan memberikan kesan luas, furniture anda harus simple dan sebisa mungkin disesuaikan proporsinya dengan ukuran ruang keluarga anda, dianjurkan untuk memakai custom furniture sehingga akan sangat cocok dengan keadaan ruang keluarga anda. Untuk barang elektronik usahakan untuk memilih yang tidak terlalu banyak memakan ruang dan sesuai dengan tema ruang keluarga yang simple dan modern.
Semoga tips ini bisa membantu kenyamanan ruang keluarga anda.

( disadur dari : konseprumahidaman.com )

Sambutlah Tamu dengan Aksen Batik

Keramahan adalah salah satu ciri khas bangsa kita. Komunikasi yang nyambung dan interaktif, itu bisa jadi satu ciri. Nah, batik bisa jadi cara kita untuk menambah kesan ramah.

Batik, budaya menghias kain agar terlihat menarik merupakan salah satu kelebihan yang terpendam dari bangsa Indonesia. Olahannya yang relatif rumit, seolah menggambarkan jalinan perbedaan yang bisa diikat dalam sebuah komposisi keindahan. Batik adalah salah satu bentuk bahasa visual yang indah, yang memberikan makna pada setiap warna dan motifnya. Tak heran, setiap batik memiliki pesan yang berbeda untuk setiap tempat dan setiap suasana.

Anda bisa menempatkan batik di ruang tamu atau ruang keluarga. Kedua ruang ini merupakan ruang interaksi, ruang tempat berbagi cerita dan makna. Tentunya wadah interaksi ini semakin bermakna dan inspiratif dengan aksen-aksen batik sebagai background ruang atau elemen ruang. Menempatkan batik di ruang tamu, bisa jadi cara jitu menghidupkan suasana.

Erwin Yap, seorang ahli fengshui dan baca wajah, adalah pemilik ruang tamu ini. Kegemarannya akan batik terbukti di setiap sudut ruang. Selalu ada batik disana. Mulai dari aksen batik di atas poef, di bantal-bantal kursi, dan pada vas bunga hias, semua terkena sentuhan “cinta batik”-nya Erwin Yap. Anda tertarik untuk menghidupkan suasana ramah di ruang tamu? Cara ini bisa dicoba.

( disadur dari : kompas.com )

Membuat Backpanel Dapur Menjadi Lebih Cantik

Tempat berekspresi para pecinta kuliner juga butuh sentuhan kecantikan. Salah satunya dengan memainkan motif keramik pada backpanel .

Warna merah selalu menggoda. Tapi untuk membuat dapur lebih cantik, tak hanya butuh permainan warna. Tekstur pun bisa jadi penentu ruang menjadi lebih cantik dan asyik saat digunakan. Olahan tekstur di dapur ini sangat terasa di bagian backpanel dapur.

Saat memasak, bagian backpanel dapur adalah elemen dapur yang paling sering tampak di mata. Karena itu olahan visual yang menarik, menjadi penting untuk hadir di sana. Warna dan tekstur adalah solusi yang cantik untuk mendapatkan kesan “dalam” bagi motif-motif backpanel. Kesan “dalam” berguna untuk menciptakan efek luas pada area kerja dapur.

Dapur ini memiliki dengan kabinet berwarna merah, berpadu dengan warna hitam dari top table dapur. Warna putih dari kompor menyatu dengan warna stainless steel yang berwarna khas pada cookerhood dan sebagian lis kabinet.

Paduan warna ini memainkan komposisi yang seimbang dari sebuah desain modern. Desain modern banyak memainkan elemen warna dan elemen, yang menimbulkan kesan dinamis.

Nah, untuk menambah kecantikan pada dapur ini, efek tekstur dihadirkanr pada backpanel. Di sana dipasang keramik yang memiliki warna kecokelatan dengan efek tekstur tanaman. Keramik cokelat berada di backpanel yang sejajar dengan kompor.

Keramik ini berpadu juga dengan keramik motif batuan yang menempel di sisi kanan dan kiri kompor, tepat berada di bawah kabinet. Keramik bertekstur menjadi terlihat sempurna, terlebih dengan adanya sorotan cahaya downlight dari bawah kabinet dan cooker hood. Keramik makin terlihat cantik bukan hanya karena warna, tapi karena tekstur dan efek cahaya.

( disadur dari : kompas.com )

Taman Indah Penghalang Debu dan Bising

Rumah di balik pagar tanaman duranta ini tak terusik, meski berada di jalur lalu lintas yang bising dan dipenuhi debu. Suasananya tetap tenang dan berudara segar.

Rumah terletak di pinggir jalan utama yang lalu lintasnya cukup sibuk. Bising dan debu menjadi bagian keseharian yang tak dapat dielakkan lagi. Namun kondisi tesebut ternyata tak terlalu terasa ketika kita memasuki area rumah ini. Ketenangan dan kedamaian justru menjadi atmosfernya.

Kenapa, ya? Pekarangan yang berbatasan dengan jalan ditutup pagar setinggi 180cm. Pagar ini sebenarnya terbuka karena terbangun dari rangkaian besi yang dibentuk menyerupai ran­ting. Namun di sisi luar pagar ditanami pohon teh-tehan (duranta) se­tinggi 2 meter.

Teh-tehan itu sudah tumbuh rapat dan dipotong rata dari sisi luar dan dalam pagar. Inilah yang membuat pagar jadi “tertutup”. Bahkan keberadaan pagar besi tak terlihat dari luar. Duranta pulalah sebagai penyaring kebisingan yang efektif, sekaligus menjadi penahan debu yang baik.

Bagitulah, sehingga kita tak heran jika kebisingan dan debu jauh berkurang ketika kita berada di dalam area hunian ini. Selain itu, penghuni pun mendapatkan privasi karena suasana di balik pagar tak terlihat dari luar.

Sisi dalam pagar ditanami jejeran iris. Tinggi iris tak lebih dari 40cm. Jika dibandingkan dengan tinggi duranta yang mencapai 2m, komposisinya kontras menarik. Hamparan rumput gajah mini yang ditanam di sekitar iris, semakin melengkapi kehijauan di area pekarangan itu.

Selanjutnya, layangkanlah pandangan ke seluruh sudut pekarangan. Ada kolam ikan di sisi jalan masuk menuju pintu utama. Lantai jalan menuju pintu utama dibuat dari lembaran papan kayu solid. Di sisi lain kolam, selain hamparan gajah mini, ditanam juga aneka tanaman bunga.

Di tengah-tengah taman, dibuat alur jalan dari semen dan pasir dikombinasikan dengan batu koral sikat. Alur jalan ini berbentuk persegi panjang, dengan ukuran beragam. Karena itu, tampilan pijakan jadi tak monoton.

Salah satu sudut ditumbuhi semak, sedangkan sisi lain taman diolah dengan desain yang simpel. Paduan semak dengan desain yang clean ini sungguh memperkaya atmosfer taman.

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Simfoni Alam Tropis di Taman Rumah

Bukan sekadar taman tropis dengan kolam ikan. Ada jembatan sebagai area favorit, yang menyatukan seluruh anggota keluarga.

Sinar matahari pagi mengguratkan bayangan di atas permukaan kolam dan dek. Kecipak puluhan ekor Koi yang tengah memperebutkan jatah makan pagi, menciptakan riak-riak air di permukaan. Suara burung Cucak Ijo, Murai Batu, dan Kenari, saling bersahutan. Suasana pagi yang indah.

“Suasana seperti ini sudah susah didapat, kalau tidak sengaja kita ciptakan,” ucap Kurnia Ningsih, sang nyonya rumah. Itulah sebabnya, ia tak pernah menyesal telah mengalokasikan 77m2 lahan huniannya untuk taman belakang yang asri ini.

Kolam, yang sesungguhnya menjadi “jiwa” suasana di taman itu, membentang sepanjang 9,5m dengan lebar 4m. Kolam sedalam 60cm ini diisi lebih dari 40 ekor Koi. Meski berhubungan langsung dengan alam terbuka, air di dalam kolam terlihat jernih dan terpelihara kebersihannya.

Di atas kolam membentang sebuah jembatan ukuran ± 4,2mx 3m. Letaknya 10cm di atas permukaan air. Dek jembatan dari lembaran papan bangkirai itu pun seolah-olah melayang. Jembatan inilah tempat favorit keluarga, untuk menghabiskan waktu bersama sambil memberi makan ikan-ikan.

Kolam dikelilingi tanaman hijau. Di sua sisinya tumbuh Pisang Madagaskar (Ravenala madagascariensis). Tanah di antara pohon-pohon pisang itu ditanami Air Mancur (Russelia juncea). Di tengah kolam juga ada tanaman, seperti Kamboja (Plumeria rubra) dan Lilil Air Mancur (Hymenocallis sp). Keduanya tumbuh di dalam pot beton yang “direndam” dalam air kolam, dengan ukuran pot sedikit lebih tinggi dari permukaan air.

Sinar matahari, udara, air, dan tanaman, adalah empat elemen alam yang membangun suasana alami di halaman belakang ini. Pemilik rumah tak lupa menambahkan napas kehidupan melalui ikan-ikan Koi dan burung dalam sangkar, yang digantung tak jauh dari teras. Suara kicauan burung menggenapi keindahan suasana taman.

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Komposisi Memikat dari Sebuah Taman Topiari

Tetumbuhan murah meriah ternyata dapat terlihat begitu memikat. Teknik pangkas topiari menjadi kuncinya.

Kita tak pernah mengira, di antara jejeran rumah-rumah berpagar tinggi, terselip sebuah rumah mungil bertaman hijau nan cantik. Rumah dengan sentuhan country ini memiliki taman berukuran 5mx7m di bagian depan.

Jalan setapak menuju pintu masuk ke dalam hunian dipagari tanaman teh-tehan (Duranta repens ) setinggi 40cm. Pagar duranta itu terpangkas rapi dan rata pada tiga sisinya. Pagar tanaman inilah yang menjadi salah satu daya tarik taman ini.

Taman hijau ini lebih banyak diisi jenis tanaman yang terbilang biasa. Ada sirih gading dan sirih gading variegata, paku jejer (Nephrolepis exaltata), euphorbia, palem putri (Veitchia merillii), kaktus kodok (Sansevieria), lili paris (Chlorophytum comosum), dan siklok (Agave atenuwata).

Namun di antara tanaman yang biasa itu, terselip juga dua jenis tanaman yang terbilang mahal, yaitu pohon serut (Malpighia coccigera) dan sianto (Eugenia uniflora). Kedua jenis tanaman itu dipangkas dengan teknik pangkas topiari, membentuk bulatan elips pada tiap tangkainya.

Pagar duranta serta pemangkasan topiari pada serut dan sianto membentuk kesatuan yang membuat taman ini memikat mata; dengan keteraturan dan permainan warna hijau yang menyegarkan. Hasilnya, taman ini pun bisa menjadi inspirasi membuat taman yang menarik.

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Tanaman yang Dapat Menyerap Polutan

Jika anda gemar mengoleksi tanaman, pasti sudah tak asing lagi dengan bunga krisan dan tanaman lidah buaya (Sansevieria). Sudah cantik, sehat pula!

Memiliki hunian yang sehat tidak hanya tercipta dari luas lahan lansekap atau banyaknya bukaan menghadap ke luar. Tanaman juga bisa lho. Selain berguna untuk percantikan taman, beberapa tanaman bahkan menyehatkan. Bunga krisan dan lidah mertua (Sansevieria ) misalnya.

Berdasarkan penelitian di sebuah univeritas di Sydney, Australia, bunga krisan mampu mengurangi 90 persen polutan di dalam ruangan. Begitupula dengan tanaman lidah mertua, tanaman yang banyak mengandung air ini efektif menyerap formaldehyde, salah satu racun yang dihasilkan oleh asap rokok.

Perawatan kedua tanaman ini tidak sulit kok. Cukup menyiramnya secara rutin untuk menghindarkan tanaman dari kekeringan. Tapi lain halnya dengan bunga krisan, bunga yang tampil beraneka warna ini justru tidak tahan air. Agar tahan lama, letakkan di dalam ruangan lalu sinari bunga dengan lampu pijar agar ia tumbuh subur.

Untuk hunian sehat anda, kedua tanaman ini wajib diperlihara. Warna warni bunga krisan juga bisa menambah nilai estetis ruang lho, sedangkan lidah mertua oke juga ditempatkan di pinggiran kolam ikan.

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Taman Tropis: Sejuknya Berada di Antara Rimbunnya Tanaman

“Saya lebih suka taman yang rimbun. Walaupun beberapa orang beranggapan, taman di rumah saya sudah seperti hutan,” demikian pendapat Endang Lestari, seorang desainer lansekap sekaligus pemilik taman di foto ini.

Menurutnya, Indonesia adalah negara tropis, seharusnya tamannya pun tropis. Kolektor tanaman ini juga mengatakan bahwa ciri khas taman tropis adalah rimbunnya dedaunan hijau. Merupakan sebuah kebahagiaan untuknya, kalau tamannya didominasi warna hijau segar.

Lebih indah lagi jika si taman rimbun ini dihiasi beragam warna bunga. Taman di rumah Endang ini memang diisi beragam tanaman tropis, mulai dari pisang-pisangan, kuping gajah, soka, dan sebagainya. Buatnya taman yang rimbun membuat lingkungan rumah lebih alami dan segar.

Memang sih, taman seperti ini membutuhkan perawatan ekstra. Kalau dibiarkan dalam beberapa lama, tanpa perawatan, bisa-bisa taman tampak berantakan dan kotor. Belum tanaman yang layu dan mati. Menurut Endang, kita bisa memilih tanaman-tanaman yang tidak terlalu menuntut perhatian.

Untuk rumput, misalnya. Dia memilih rumput kucai yang tidak akan tumbuh tinggi. Sehingga tidak perlu repot memangkas. Rumput ini juga cepat bertunas, jadi tidak banyak ditanam, Dalam beberapa waktu, tanah akan tertutup hamparan kucai. Pada dasarnya, ujar Endang, tanaman tidak perlu terus-menerus disiram. Siram hanya ketika tanahnya mulai kering. Kalau tanahnya masih lembap, artinya masih mengandung air.

Apalagi jika musim hujan tiba, pekerjaan menyiram tanaman bisa dihilangkan sama sekali. Tapi perlu hati-hati juga, kalau hujan turun terus menerus dengan intensitas yang banyak. Terlalu banyak atau terlalu sering terendam air, bisa membuat akar tanaman membusuk. Akibatnya tanaman mudah layu dan mati.

Jadi triknya, kalau hujan turun setiap saat dengan intensitas banyak. Bawa tanaman ke area yang terlindung dari hujan, selama beberapa hari. Kemudian keluarkan lagi, jika tanahnya sudah mulai mengering.

Nah, Anda berminat membuat taman tropis, di rumah?

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap

Taman dengan Paduan Kucai dan Batu Templek

Lantai taman ini terlihat unik. Lembaran batu templek purwakarta beragam ukuran ditempatkan hampir menutup seluruh lantai taman. Celah antarbatu itu diisi tanaman kucai mini . Kombinasi yang serasi.

Anda bisa meniru ide kombinasi batu templek dan kucai ini untuk taman rumah Anda. Khususnya jika taman rumah sulit ditanami rumput karena kurang mendapat sinar matahari.

Berbeda dengan rumput, kucai mini bisa tumbuh baik di area teduh maupun panas. Selain itu, sesuai namanya, kucai mini tidak akan tumbuh besar dan memanjang. Anda tak perlu repot memangkas.

Untuk membuat lantai taman seperti ini, terlebih dahulu tutup lantai dengan batu templek. Beri jarak sekitar 5cm-10cm antarbatu untuk ruang tanam kucai mini. Di pasaran Anda bisa menemukan batu templek dengan bentuk tidak beraturan maupun yang sudah dipotong kotak menyerupai keramik. Yang tidak beraturan terlihat lebih alami.

Setelah batu disusun, tanam kucai mini. Usahakan untuk menanamnya dengan rapat hingga tak ada permukaan tanah yang terlihat. Kucai mini tak membutuhkan perawatan khusus, cukup dengan penyiraman teratur sekali sehari.

( disadur dari : kompas.com )

By alisuhendri Posted in Lanskap